Aliansi Mahasiswa Bidik Misi (AMBISI) IAIN
Sunan Ampel Surabaya kerjasama dengan Group Persahabatan Menulis-Ersis Writing
Theory (GPM-EWT) pada hari Sabtu, (5/5), mengadakan Seminar Indonesia Menulis
di Gedung Self Acces Center (SAC) Lt. 3 IAIN Sunan Ampel Surabaya. Dihadiri
kurang-lebih dari 400 peserta yang datang dari berbagai kampus, diantaranya
adalah dari mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, Universitas Trunojoyo
Bangkalan, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh November,
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Universitas Negeri Jember, Universitas
Wiraraja Sumenep, STAIN Purwokerto, STAIN Tulungagung, serta Group Persahabatan
Menulis (GPM) dari Surabaya, Malang, dan Lamongan.
Ketua Panitia, Abdurrahman, begitu beraharap
acara tersebut benar-benar dikuti secara maksimal, sehingga pasca acara apa
yang didapatkan benar-benar membekas dan direalisaiksan dalam tindakan nyata.
Sedang Ketua Umum Aliansi Mahasiswa Bidik Misi (AMBISI) IAIN Sunan Ampel,
Masduri, dalam sambutannya menyampaikan, “Menulis merupakan hal urgen yang
mesti dibiasakan oleh seseorang, sebab dengan menulis kita turut serta
menyumbangkan gagasan bagi kemajuan peradaban bangsa. Menulis merupakan ikhtiar
menyambung peradaban, yang akan dinikmati oleh generasi mendatang”.
Rektor IAIN Sunan Ampel, Prof. Dr. Abd. A’la,
MA., sangat apresiatif sekali dengan kegiatan seminar ini, sebab salah
satu cita-cita IAIN Sunan Ampel ingin menjadi Writing University. Melalui
kegiatan Seminar Indonesia Menulis, mahasiswa IAIN Sunan Ampel akan semakin
memahami konsep kepenulisan dengan baik, sehingga nanti bisa membiasakan diri
untuk menulis dan menulis. “Tentu saja menulis harus dikuti dengan membaca dan
membaca, baik membaca buku ataupun realitas, karena tidak mungkin seseorang
bisa menulis dengan baik tanpa terlebih dulu membaca” kata Rektor dalam
sambutannya.
Hadir sebagai moderator Trio Ferbrian, seorang
alhi hipnotraphy dan Mindset muda Indonesia, ia begitu asyik mengkondisikan
forum. Sedang narasumbernya, Ersis Warmansyah Abbas, motivator kepenulisan yang
sudah malang melintang ke berbagai kampus di Indonesia untuk memberikan
motoviasi menulis bagi para mahasiswa. Salah satu cita-citanya melalui Group
Persahabatan Menulis-Ersis Writing Theory (GPM-EWT), ia ingin mewujudkan
masyarakat Indonesia yang ahli tulis-menulis. Selain, Pak Ersis, Narasumber
dalam acara Seminar Indonesia Menulis, Prof. Dr. Jumadi, M.Pd., Pembantu Rektor
II Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Menurutnya, orang yang mengaku
modern mestinya menulis, sebab orang yang tidak menulis, sama dengan mereka
yang hidup di zaman prasejarah. (Rey)







0 komentar:
Posting Komentar